Jumat, 28 Juli 2017

5. Manupulasi langsung, Aspek kognitif pada manipulasi langsung, Manipulasi program vs manipulasi isi, Fase proses manipulasi langsung, Umpan balik visual, Peranti petunjuk, Keuntungan dan kerugian manipulasi langsung

post by: Rizky Nur Ikhsan






5.1 MANIPULASI LANGSUNG
        Manipulasi langsung merupakan kesan atau perasaan antarmuka. Manipulasi langsung adalah interaksi manusia-komputer yang melibatkan representasi gaya kontinu objek kepentingan, dan cepat, reversibel, kenaikan tindakan dan umpan balik.
Tujuannya : adalah untuk memungkinkan pengguna untuk secara langsung memanipulasi objek disajikan kepada mereka, menggunakan tindakan yang sesuai setidaknya longgar ke dunia fisik. Setelah metafora dunia nyata untuk benda dan tindakan dapat memudahkan user untuk mempelajari dan menggunakan antarmuka (beberapa mungkin mengatakan bahwa antarmuka yang lebih alami atau intuitif), dan cepat, umpan balik tambahan memungkinkan user untuk membuat kesalahan yang lebih sedikit dan lengkap tugas dalam waktu kurang, karena mereka dapat melihat hasil dari suatu tindakan sebelum menyelesaikan tindakan.

5.2 ASPEK KOGNITIF PADA MANIPULASI LANGSUNG
  Aspek Jarak
  • Aspek pertama menyatakan bahwa directness menunjukkan jarak antara yang dipikirikan oleh pengguna dengan kebutuhan fisik dari sistem yang digunakan
  • Aspek Keterlibatan ( engagement )Aspek kedua menyatakan bahwa directness berurusan dengan perasaan keterlibatan ( engagement ) secara kualitatif.
5.3 MANIPULASI PROGRAM Vs MANIPULASI ISI
  •   Manipulasi program ialah merupakan cara pengguna menggunakan program aplikasi untuk menyelesaikan suatu tugas.
  •   Manipulasi isi lebih mengacu kepada data yang diolah oleh program aplikasi tersebut
5.4 FASE PROSES MANIPULASI LANGSUNG
  • Fase Bebas, yakni fase sebelum pengguna melakukan suatu tindakan.
  • Fase Aktivasi, yakni fase ketika pengguna mulai melakukan penggeseran.
  • Fase Penghentian, yakni fase setelah pengguna melepas tombol tetikus.

 5.5 UMPAN BALIK VISUAL
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kunci untuk keberhasilan manipulasi langsung adalah dengan adanya umpan balik visual yang lengkap. Bergantung pada fase mana anda berada, ada 2 varian bentuk kursor yang dapat digunakan. Pada saat fase bebas, sembarang perubahan visual kenampakan kursor ketika melewati suatu objek di layar disebut dengan bentuk kursor bebas. Ketika fase aktivasi berlangsung, terjadi perubahan bentuk kursor dan disebut dengan kursor aktivasi. Kebanyakan program menggunakan kursor berbentuk tangan untuk menunjukan bahwa berkas itu sendiri, bukannya informasi yang ada di dalamnya, dapat digeser.
Contoh penggunaan bentuk kursor aktivasi sebagai berikut:

Pada tahap aktivasi, ketika anda menahan kunci-meta (misalnya tombol Ctrl atau Ctrl-Shift) untuk menggeser duplikat objek tersebut, dan bukannya objek itu sendiri, ada kemungkinan kursornya akan berubah dari simbol anak panah menjadi simbol anak panah dengan tanda + kecil untuk menunjukan bahwa operasi yang dilakukan adalah operasi untuk membuat duplikat suatu objek dan bukannya menggeser.
Ketika suatu objek digeser, kursornya harus terlihat kursornya harus terlihat menggeser seluruh ikon atau bentuk lain yang juga mempresentasikan objek tersebut. Pada program untuk menggambar, misalnya ketika anda menggeser elemen visual dari suatu objek yang kompleks dari satu posisi lain, akan sangat sulit bagi program tersebut apabila gambar sebenarnya yang harus digeser (karena keterbatasan kinerja komputer). Dalam kasus ini elemen yang digeser ditunjukkan dengan garis batas terluar dari (kumpulan) obyek tersebut.

5.6 PERANTI PETUNJUK

Tetikus dapat dikatakan sebagai salah satu peranti interaktif  yang paling banyak digunakan sebagai peranti petunjuk (pointing device). Pada sebagian besar pemakaiannya, tetikus digunakan untuk menempatkan kursor (teks atau grafik) pada posisi tertentu di layar komputer, mengaktifkan menu pilihan pada suatu program aplikasi, dan untuk aplikasi-aplikasi tertentu, tetikusjuga dapat digunakan untuk menggambar. Hal ini dapat dilaksanakan dengan adanya peranti pemantau yang ada di dalam tetikus itu. Pada saat operator menggerakan tetikus, informasi tentang posisi tetikus akan dikirim ke komputer, yang selanjutnya komputer akan memindah letak kursor ke posisi yang baru, atau melakukan aktivitas lain sesuai dengan tugas yang ditentukan.



5.7 KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN MANIPULASI LANGSUNG

-Keuntungan dari manipulasi langsung :
•Kompatibilitas kendali dan tampilan.
•Lebih sedikit sintaks, karena itu tingkat kesalahan berkurang.
•Lebih banyak pencegahan kesalahan.
•Lebih cepat dipelajari dan lebih mudah diingat.
•Mendorong penjelajahan.

-Kerugian/kekurangan dari manipulasi langsung :
•Memakan lebih banyak sumber daya sistem.
•Beberapa aksi menyusahkan.
•Teknik makro sering lemah.
•Sulit dicatat dan ditelusuri.
•Sulit digunakan oleh pemakai yang pengelihatannya terganggu.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

"Peranan Fundamental Sistem Informasi Dalam Bisnis"       post by: rizky nur ikhsan       1. Mendukung  proses dan ope...

BTemplates.com

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.